Feed on
Posts
Comments

SH2015 poster NovDes-web

New Year's Resolutions

Tiada ucapan selamat tahun baru yang lengkap tanpa meninjau apa yang kita sebut sebagai resolusi awal tahun. Rasanya sudah tidak asing lagi kebiasaan awal tahun di mana kita diajak membulatkan niat, menanam suatu cita-cita, dan menancapkan tekad untuk mencapai suatu perubahan.

Seorang teman pernah bilang, bahwa baginya resolusi awal tahun adalah proses menggodok semangat juang dalam hidup, supaya dia bisa mengukur kemajuan dan prestasinya dari tahun ke tahun. Teman yang lain berkata, resolusi awal tahun itu hanya sumber stres, karena menurutnya dari sekian banyak keinginan yang tercantum, lebih banyak yang tidak tercapai daripada yang terwujud.

Baris demi baris target dirumuskan, dari mulai janji untuk mulai berolahraga secara rutin, berhenti merokok, mulai memperhatikan pola dan asupan gizi yang lebih sehat, mengurangi konsumsi kafein, dsb. Ada juga yang bertarget tentang hubungan cintanya – baik sudah punya pasangan maupun tidak – yang penting tahun ini bisa menikah. Atau barangkali kita menetapkan resolusi yang berkaitan dengan karier, rezeki dan kesuksesan kita.

Jadi apa saja resolusi awal tahun Anda?

Continue Reading »

istock_000001558120xsmall

Disclaimer:
Prosedur penyembuhan diri sendiri yang dijelaskan dalam tulisan ini adalah untuk mengurangi rasa stres, takut dan masalah mental emosional lainnya. Ini tidak ditujukan sebagai terapi penyakit tertentu, baik fisik maupun mental, atau sebagai pengganti terapi medis atau psikologis profesional.

APA ITU TAT (TAPAS ACUPRESSURE TECHNIQUE)?

TAT (Tapas Acupressure Technique) adalah proses yang mudah untuk mengakhiri stres, trauma, rasa takut (fobia), rasa menderita & untuk menciptakan rasa bahagia.
TAT adalah teknik yang baru, sederhana dan efektif untuk menciptakan rasa damai, rileks, dan sehat dalam waktu yang singkat. TAT merupakan salah satu bentuk terapi dalam kelompok ilmu Energy Psychology yang sedang berkembang pesat.

Teknik ini dilakukan dengan menyentuh ringan beberapa titik akupunktur di kepala(Posisi TAT), sambil mengarahkan perhatian Anda pada masalah yang ingin diatasi (7 Langkah Penyembuhan TAT). Menyentuh titik-titik ini dengan ringan akan memberikan efek pudarnya trauma, sehingga pikiran dan perasaan hati yang negatif pun berkurang, terutama setelah mengalami peristiwa yang traumatis.

BAGAIMANA TAT BISA MEMBANTU SITUASI BENCANA?

Ada banyak aspek tentang TAT yang menjadikannya ideal untuk membantu kondisi bencana alam. Pertama, TAT sangat mudah dipelajari, dan selalu menggunakan titik akupuntur yang sama di kepala. Dalam kondisi dimana sumber daya serta tenaga bantuan terbatas, proses penyembuhan bisa segera dimulai. Selain itu, TAT bisa digunakan untuk sekelompok orang, sehingga membantu pemulihan jauh lebih cepat dibanding proses penyembuhan yang dilakukan terhadap satu individu saja.

Aspek penting lain juga adalah TAT tidak mengharuskan orang untuk mengalami kembali atau menjalani ulang peristiwa traumanya. Bahkan TAT tidak terlalu banyak menggunakan bahasa / percakapan dibanding dengan bentuk terapi lainnya, dan memungkinkan individu untuk memfokuskan perhatiannya pada masalah sesuai dengan persepsi mereka sendiri, tanpa harus menceritakannya atau mengungkapkannya dengan kata-kata.

Dalam situasi seperti bencana, dimana seringkali kita merasa kehilangan kendali atas aspek hidup kita, TAT dapat sangat bermanfaat. Dengan TAT, seseorang bisa melakukan proses penyembuhannya sendiri, dan sekarang memiliki “perangkat” yang dapat digunakan kapan saja. Ini sangat membantu orang untuk menyadari bahwa mereka adalah pihak yang “selamat” dan bukan “korban”.

TAT juga melepaskan dan menyembuhkan trauma masa lalu yang tersimpan di bawah sadar dan berkaitan dengan situasi krisis saat kini. Memori trauma punya kecenderungan untuk berkumpul dan terakumulasi, sehingga mempengaruhi individu maupun masyarakat sekitar secara keseluruhan. TAT juga efektif untuk mencegah terjadinya trauma sekunder pada para relawan/tenaga lapangan yang berinteraksi dengan para korban.

Yang lebih penting lagi, TAT tidak hanya berguna bagi korban langsung bencana saja, namun juga bisa digunakan bagi mereka yang bukan korban langsung, namun terpengaruh secara negatif akibat bencana itu.  Para relawan yang turun ke lapangan, maupun masyarakat yang menyaksikan berbagai pemberitaan bencana, seringkali mengalami dampak negatif yang tidak diinginkan juga dari bencana tersebut.  Berbagai ketakutan, kegelisahan, dan segala stres lainnya bisa sangat terbantu oleh TAT.

Kami menyarankan agar setiap orang mempelajari teknik TAT sebelum mengalami bencana secara langsung.  Meski kita tidak mengharapkan adanya bencana lebih lanjut, namun sangat baik bilamana kita sudah menguasai proses pemulihan psikologis jauh sebelumnya, sehingga tahu apa yang perlu dilakukan bila kebutuhan tersebut muncul.

Continue Reading »

Siaran BFC Cosmopolitan 90.4 FM 14 Juli 2009

istock_000000421881xsmall

Merokok adalah suatu kegiatan yang begitu susah dilepaskan oleh para perokok, meskipun kita semua sudah kenyang mendengar propaganda bahaya merokok bagi kesehatan. Saya pribadi tidak berpendapat bahwa merokok itu baik bagi kesehatan. Hanya saja, dalam pengamatan saya dari pengalaman terapi, berbagai upaya yang umum dilakukan untuk berhenti dari kebiasaan merokok seringkali kurang efektif. Dan lebih aneh lagi, berbagai upaya berhenti merokok justru seringkali membuahkan hasil yang sebaliknya, yakni malah memperkuat kebiasaan merokok tersebut.

Kali ini, saya mengundang Anda untuk memahami kembali psikologi dan mekanisme kebiasaan merokok dan sekaligus menawarkan sudut pandang berbeda.  Kalau boleh memberikan kesimpulan akhir di awal perenungan kita, kira-kira bunyinya begini:

“Jika Anda ingin bebas dari kebiasaan merokok, lepaskanlah semua keinginan, upaya, dan fokus untuk berhenti secara permanen dari merokok.”

Continue Reading »

istock_000008267539xsmall2

MODUL 2: Hening, Tenteram, & Berserah

Durasi Pelatihan: pukul 08.30 – 18.00

Setelah melatih berbagai keterampilan yang bersifat praktis, Anda pun bisa menikmati manfaat self healing secara lebih dalam. Dalam modul ke-2 ini, selama satu hari, Anda akan diperkenalkan berbagai teknik self healing yang lebih berakar pada keheningan (silence) dan keberserahan (surrender). Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang:

  • Berbagai latihan meditasi praktis, singkat (10 menit), jitu untuk meredakan ‘celoteh’ dan beban pikiran.
  • Membersihkan ‘sampah pikiran’ untuk terciptanya ketenteraman hati.
  • Mengalami kekuatan memaafkan, syukur, cinta, dan berserah total.
  • Menyembuhkan dampak dari pengalaman hidup yang menyebabkan terjadinya luka hati, trauma, khawatir, takut, dendam, dan segala rasa yang meracuni hidup dan hubungan kita.
  • Mengikhlaskan berbagai masalah lahir batin dengan membundelnya sekaligus dalam 1 proses tunggal TAT (Tapas Acupressure Technique).
  • Menguatkan kapasitas diri untuk berserah pada Sang Pencipta, sesuai keyakinan masing-masing.

Jadwal Pelatihan dan Pendaftaran Online

Silakan kunjungi kami di Website True Nature Holistic Healing dengan mengklik disini

Tentang Prasyarat Kelas

Anda tidak wajib mengikuti Pelatihan Self Healing modul 1 terlebih dahulu untuk bisa mengikuti modul 2 ini, karena kurikulumnya bersifat saling melengkapi, namun tidak bersambung/berurutan pelajarannya.


Woman practicing yoga at sunrise

Modul 1: Rileks, Lega & Selaras
Durasi Pelatihan: pukul 08.30 – 18.00

Dalam satu hari pelatihan ini, Anda akan mempelajari berbagai manfaat self healing yang bisa digunakan kapan saja dalam keseharian, yakni sbb:

Emosi, Nyeri Tubuh & Beban Pikiran

  • Cara praktis mengatasi berbagai emosi negatif, seperti: amarah, khawatir, cemas, takut, duka, dan sesal.
  • Mengatasi nyeri tubuh secara alamiah dalam hitungan menit. Tanpa obat.
  • Melepaskan beban pikiran & ketegangan mental dari peristiwa sehari-hari.

Rileks & Selaras Lahir Batin

  • Menjernihkan perhatian untuk meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan produktivitas.
  • Cara rileks yang efektif, tanpa melarikan diri dari masalah.
  • Mengenal napas sebagai penyelaras rasa dan raga.

Tubuh Sehat & Optimal

  • Meningkatkan daya tahan tubuh, mengharmoniskan saraf, kelenjar, dan sistem energi tubuh secara alami.
  • Menyeimbangkan fungsi dan koordinasi otak.
  • Mengasah kemampuan belajar serta daya ingat.
  • Merintis siklus tidur yang pulih dan pulas.
  • Memicu proses detoks alami tubuh.
  • Memperkuat diri dari energi sekitar kita yang kurang sesuai

Jadwal Pelatihan dan Pendaftaran Online

Silakan kunjungi kami di Website True Nature Holistic Healing dengan mengklik disini.

istock_000003136176xsmall2

Pelatihan ini merupakan rangkaian latihan yang paling fundamental dalam mengenal dan merawat keselarasan diri secara mandiri. Melalui pelatihan ini, kita diperkenalkan dan diingatkan kembali tentang pemahaman diri manusia seutuhnya, serta bagaimana kita bisa terampil memelihara ketenteraman dan kesehatan lahir batin secara praktis, sederhana, dan efektif.

Aspek yang akan dimanfaatkan dalam pelatihan ini meliputi nafas, gerak, sentuhan, pijatan, serta kesadaran/keheningan. Bermacam teknik yang akan diperkenalkan bersifat alamiah, universal dan non-agamis, berakar dari berbagai tradisi penyembuhan timur seperti Bali, Jepang, India, Cina, maupun ilmu penyembuhan (psikologi & kedokteran) Barat.

Continue Reading »

Siaran BFC @ 90.4 Cosmopolitan FM – 14 April 2009
Siaran Pagi Jakarta @ OChannel – 20 April 2009

istock_000008737088xsmall

Kata banyak orang, “Kalau mau sukses, harus produktif,” dan “kalau mau produktif, harus kerja keras.”

Kerja keras hampir selalu identik dengan kesibukan yang super padat, telepon genggam yang selalu berdering setiap saat, dan mengerjakan setumpuk dokumen yang tak kunjung selesai. Benarkah demikian?

Saya melihat bahwa ada perbedaan antara SIBUK dengan PRODUKTIF. Seseorang yang sibuk biasanya dianggap sebagai pekerja yang produktif. Padahal, kalau kita jeli melihat, seseorang bisa saja sangat sibuk, namun tidak produktif. Di mana bedanya?

Bagi saya, PRODUKTIF adalah ketika kita mengerjakan sesuatu yang menciptakan nilai (value). Nilai di sini bisa berupa manfaat, uang, makna, dan hasil positif lainnya. Sementara SIBUK akan selalu menghabiskan waktu, tenaga, dan upaya, namun tidak selalu menciptakan nilai, makna, manfaat, ataupun uang.

Continue Reading »

Siaran BFC @ 90.4 Cosmopolitan FM – 7 April 2009
Siaran Pagi Jakarta @ OChannel – 16 April 2009

istock_000008470981xsmall

Kita memang hidup di zaman serba cepat dan serba rumit.

Bagaikan pemain sirkus yang bisa melemparkan 15 piring sekaligus, kita selalu tergesa untuk memastikan bahwa semua hal yang menjadi tanggung jawab kita berada dalam keadaan sempurna, atau minimal tidak bisa dipersalahkan kekurangannya.

Dari mulai deadline yang terlalu sempit, target yang terlalu tinggi, workload yang terlalu banyak, kecepatan industri memang selalu menuntut kita untuk selalu berada di paling depan. Multi-tasking (kemampuan mengerjakan beberapa hal sekaligus), well-connected network (jaringan kerja dan pertemanan yang kuat), serta result-oriented attitude (sikap berorientasi pada hasil), menjadi ciri yang dibanggakan, dicari, dan ditempa dalam kebanyakan dunia kerja.

Haruskah kita memaksakan diri untuk berpacu lebih cepat, dan bekerja semakin giat?

Continue Reading »

istock_000007301798xsmall1

Hidup Selaras: Menata Stres & Mengelola Emosi

Dalam workshop praktis selama 2 jam, Anda akan dikenalkan pada metode “self healing” yang praktis, sederhana, dan mudah. Bagaikan P3K untuk hati dan pikiran, hanya dengan mempelajari beberapa keterampilan sederhana, Anda akan lebih mampu merintis hidup yang selaras secara alami. Anda akan belajar tentang:

  • Cara rileks yang efektif, tanpa melarikan diri dari masalah.
  • Cara praktis mengatasi emosi negatif, seperti: amarah, khawatir, cemas, takut, duka, & sesal.
  • Melepaskan beban pikiran & ketegangan mental dari peristiwa sehari-hari.
  • Menjernihkan perhatian untuk meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan produktivitas.
  • Mengatasi nyeri tubuh secara alamiah dalam hitungan menit. Tanpa obat.

Continue Reading »

Older Posts »